OpenMasjid
Platform digital terpadu untuk DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) — kelola profil masjid, jadwal solat, kegiatan, dan pengumuman lewat portal jamaah, dashboard admin, dan tampilan TV masjid.
Tampilan Aplikasi
OpenMasjid adalah study case aplikasi untuk membantu pengurus masjid (DKM) mengelola operasional masjid dalam satu platform terpadu. Aplikasi ini menyatukan profil masjid, jadwal solat, kegiatan, registrasi jamaah, dan pengumuman publik ke dalam tiga antarmuka yang saling terhubung: portal jamaah, dashboard admin, dan tampilan TV masjid.
Study case ini cocok untuk memahami bagaimana satu sistem dapat melayani banyak jenis pengguna dengan kebutuhan berbeda — dari jamaah yang ingin tahu jadwal solat lewat ponsel, admin yang mengelola data dari CMS, sampai tampilan layar besar di masjid yang dilihat banyak orang sekaligus.
Alur Utama Aplikasi
Jamaah membuka portal publik untuk melihat profil masjid, jadwal solat real-time dengan hitung mundur waktu solat berikutnya, daftar kegiatan yang bisa difilter, dan informasi pengumuman terbaru. Mereka juga bisa mendaftar untuk kegiatan tertentu dengan sistem kuota.
Admin masuk ke dashboard CMS untuk mengelola data masjid, mengatur jadwal kegiatan, memantau statistik kehadiran, dan mengelola data anggota. Sementara itu, layar TV masjid menampilkan jam, jadwal solat, hitungan mundur waktu solat, dan pengumuman secara otomatis tanpa perlu interaksi manual.
Fitur Utama
- Portal jamaah dengan profil masjid, jadwal solat, dan daftar kegiatan yang bisa difilter.
- Dashboard admin dengan statistik kegiatan, tracking kehadiran, dan manajemen anggota.
- Sistem multi-role (admin, viewer, jamaah) dengan akses sesuai peran.
- Hitung mundur waktu solat berikutnya secara real-time.
- Tampilan TV masjid berisi jam, jadwal solat, dan pengumuman.
- Registrasi kegiatan dengan manajemen kuota dan fitur check-in.
- Integrasi kalender Hijriah berdampingan dengan kalender Masehi.
Fokus Pembelajaran
- Mendesain satu sistem yang melayani tiga jenis antarmuka berbeda (publik, admin, display).
- Membangun sistem role-based access untuk admin, viewer, dan jamaah.
- Mengintegrasikan perhitungan jadwal solat berbasis lokasi.
- Menyajikan informasi real-time di layar TV tanpa interaksi pengguna.
- Mengelola alur registrasi kegiatan dengan kuota dan check-in.
Kenapa Study Case Ini Penting
Banyak masjid masih mengelola informasi secara terpisah — pengumuman lewat WhatsApp, jadwal di kertas, dan kegiatan diumumkan saat solat. Pendekatan ini menyulitkan jamaah baru yang ingin tahu kegiatan masjid dan menyita waktu pengurus untuk koordinasi.
OpenMasjid menunjukkan bagaimana satu platform dapat memusatkan semua informasi masjid sekaligus melayani kebutuhan beragam pengguna. Study case ini membantu memahami bahwa nilai aplikasi tidak hanya pada fitur, tetapi pada bagaimana satu data dapat ditampilkan secara berbeda untuk konteks dan pengguna yang berbeda.
Output Akhir
Di akhir study case, kamu punya gambaran bagaimana membangun aplikasi manajemen masjid terpadu yang siap dipakai: portal jamaah yang informatif, dashboard admin yang rapi, dan tampilan TV masjid yang otomatis — semuanya berjalan dari satu sumber data yang sama.
Siap eksplorasi source code-nya?
Clone repository OpenMasjid gratis dari GitHub dan pelajari langsung struktur kode, alur data, sampai cara deploy-nya.
Mau akses materi lengkapnya?
Pilih paket yang paling cocok untuk kebutuhan belajarmu.
Kamu bisa mulai dari ebook, atau ambil paket dengan source code study case kalau ingin praktik dari workflow yang lebih lengkap.